PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikofisiologiEstetika

arousal-reduction mechanism (mekanisme pengurang gairah)

arousal-reduction mechanism

Ringkasan Singkat

Stimulus atau reaksi penghambat yang menurunkan tingkat gairah setelah mencapai ambang batas yang tidak nyaman, menciptakan nilai hedonis positif.

Mekanisme pengurang gairah adalah proses kompensasi yang terjadi ketika tingkat aktivasi sistem saraf seseorang menjadi terlalu tinggi atau aversif. Menurut Berlyne, peningkatan gairah yang terlalu tajam dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau kecemasan; namun, ketika mekanisme ini bekerja untuk menurunkan kurva gairah tersebut, individu akan merasakan kelegaan atau kepuasan (nilai hedonis positif). Hal ini bisa terjadi melalui efek penghambatan alami pada sirkuit saraf pusat atau melalui stimulus eksternal yang memberikan rasa harmoni atau keteraturan (konisitas).

Mekanisme ini menjelaskan mengapa penyelesaian konflik, penemuan solusi untuk masalah yang sulit, atau kembalinya melodi musik ke nada dasar (tonic) memberikan rasa puas yang mendalam. Secara biologis, ini melibatkan pengaktifan sistem saraf parasimpatis untuk memulihkan homeostasis setelah periode aktivasi simpatis yang tinggi.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Berlyne, D. E. (1971). Aesthetics and Psychobiology.
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback